5/01/2011

Penghormatanku PPK314 - Chord

Lagu PPK yang cukup seru untuk dimainkan dengan solo piano. Berikut chord dan text terjemahan Indonesianya.

Penghormatanku PPK 314 (My Tribute)
keyboard transpose -2 C=1

Andrae Crouch - original in Bb



C               Em   Gm                A7
Bagaimanakah Kuucap Syukur Pada-Mu,

  Dm        F#dim7      Dm7                  G7

Aku Tak Layak, Namun Kau Mengasihi Daku.

      C                  Am                            F#dim7 F maj7

Pujian Ribuan Malaikat Tak Cukup Nyatakan Syukurku.

    C A7                    Edim7 Dm    C G7       C


Aku Jadi S'bagaimana Diriku, S'mua Itu Karya-Mu.



     C Em7 A7           Dm       G7

Mulia Bagi Allah, Mulia Bagi Allah,

   Bm7 E7 Abdim7 Am    D7     G7

Mulia Bagi Allah, Untuk S'mua Karya-Mu

            C Em7      A7              Dm         G7

Darah-Mu S'lamatkanku, Kuasa-Mu Bangkitkanku,

 Bm7 E7 Abdim7 Am         D7       G7

Mulia Bagi Allah, Untuk S'mua Karya-Mu



          Bm E7                               Am         (E7)

Biar hidupku, slalu menyenangkan Mu Tuhan ku

            F             Am                 D7 G7

Sgala puji bagi karya yang gnap di Kalvari

           C Em7 A7                        Dm                 G7

Darah-Mu S'lamatkanku, Kuasa-Mu Bangkitkanku,

Bm7 E7 Abdim7 Am         D7          G7

Mulia Bagi Allah, Untuk S'mua Karya-Mu

dan for real, see this video:

3/19/2011

Patung Kamen Rider di tengah Gempa Jepang

Kamen Rider adalah tokoh pahlawan televisi anak-anak Jepang yang sudah ada sejak 30 tahun silam. Kang Kamen Rider ini adalah tokoh "tokusatsu (special effect)" paling senior, kalau dibanding Ultraman, Super Sentai (alias Power Ranger) dan Metal Heroes (Gavan, Sharivan, Shaider cs.).

Di kota Ishinomaki prefectur Miyagi, di tengah reruntuhan kota akibat terjangan tsunami dan gempa, sebuah patung Kamen Rider tetap berdiri selayaknya pahlawan. Di kota ini terletak stasiun KA yang dihiasi patung-patung superhero, nama jalannya adalah Manga Road dan di sinilah patung Kamen Rider standing still undefeated by the tsunami.

Di tengah berita kurang menyenangkan akibat bencana ini, masyarakat Jepang memberi banyak pelajaran berharga untuk dunia. Pelajaran bagaimana sebuah bangsa metropolitan harus berdiri kembali setelah diterjang tsunami, pelajaran bagaimana harus menghadapi musibah nuklir abad XXI, tapi pelajaran terpenting adalah, bagaimana harus tabah menghadapi cobaan gempa. Anak-anak dan orang tua berbaris rapi menanti antrian bahan baku dan makanan. Tidak ada jarahan, amarah (cuma dipendam) dan politikus saling mendukung. Kata orang inilah contoh hasil mental masyarakat yang sudah terdidik selama ratusan tahun. Bangsa Jepang adalah salah satu dari pemilik rata-rata IQ tertinggi di dunia.

Mari kita mengamati dari jauh, di tanah nusantara yang katanya pertemuan dua lempeng tektonik, serta ada baiknya segera memungut sedikit-sedikit pelajaran dari negeri matahari terbit. Dan yang paling penting mencontoh bagaimana harus bertabah ... ala Kamen Rider.

3/01/2011

Album Baru Stryper The Covering 2011

UFO, Iron Maiden and Van Halen in one album? That's right, it's all in Stryper's new album, The Covering. Surprise little for a Christian Metal Band also covering Black Sabbath 'Heaven and Hell', no other reason because it is more Metal and kick X>< classic. Songs are very close to original, but with re vocal by Michael Sweet it is sound Stryper as usual.

See Stryper The Covering here.

The Covering

Band:

Michael Sweet (vocals)
Robert Sweet (guitars)
Oz Fox (drums)
Timothy Gaines (bass)

Track listing:
1. Set Me Free (Sweet)
2. Blackout (Scorpions)
3. Heaven and Hell (Black Sabbath)
4. Lights Out (UFO)
5. Carry on Wayward Son (Kansas)
6. Highway Star (Deep Purple)
7. Shout it Out Loud (Kiss)
8. Over the Mountain (Ozzy Osbourne)
9. The Trooper (Iron Maiden)
10. Breaking the Law (Judas Priest)
11. On Fire (Van Halen)
12. Immigrant Song (Led Zeppelin)
13. God (new studio track)

2/21/2011

Cap Go Meh Singkawang 2011 Video

Here uploaded Cap Go Meh Singkawang 2011 video. Showing Tatung street festival and "Jelangkung" / Basket Ghost attraction.

2/17/2011

Cap Go Meh 2011 Tatung

2011 Tatung festival in Singkawang, photo impression. For other posting see here.




Tatung Festival on Tribune Diponegoro










Ethnic dance in Chinese, Malay and Dayak costume.
Photos by "H"

Cap Go Meh 2011 in Singkawang

Singkawang,120km away from Pontianak City, this small city is even more famous than Pontianak for its Cap Go Meh celebration. For this 2011 year, the city put in even more solid attractions to attract more national and international tourist. The attractions includes : Tatung festive, Old Singkawang Photography Exhibition, Lantern Eve. Festive etc. The final attraction and closing ceremony happened in local football stadium. Here're some photos from the events :

Tatung parade in Singkawang 2011

Tatung Parade

The Closing Ceremony, children wearing ethnic costume to celebrate the
diversity of Singkawang

Thousand Palms Kwan Im Dance in Closing Ceremony

Korean Arirang dance

The lions ushered in the year of Rabbit

Singkawang city decoration
Memoar Orang Singkawang Photo Exhibition


2/03/2011

Chinese New Year in Pontianak City

Pontianak City (="Khun tien" in Chinese dialect) is a capital of Indonesia's West Kalimantan (Borneo) province. Home to a large Chinese community, it is no doubt prepared himself ready to celebrated the 2011 Chinese New Year. The festival was especially celebrated in the city's signature street, Jl. Gajahmada, where lots of Chinese cuisine decorated in the street side. To ushered the Lunar new year, the less than a kilometer street also has additional decoration, the red lanterns.

Briefly trying to survive the urban development, the lanterns found themself enough space to blend into the street's facade. The Jl.Gajahmada street facade is signatured with many chinese-style "ruko" or shop house, now being in a danger of being vanished. Shop owner choose the modern yet uninspiring metal cladding to covered their building as a decoration. Quite a shame, but for this little concern, the red lanterns still provide enough evidence, that the street will never in danger for its lack of excitement over Chinese New Year.

Come to the City, briefly an hour flight from Singapore and Jakarta, it is a home of multietnis town and exotic food.




Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...